Resensi Buku Kumpulan Puisi "Bahaya-Bahaya yang Indah" Karya Weslly Johannes
Pengarang : Weslly Johannes
Penerbit : PT Gramedia
Tahun terbit : 2019
Tebal : 112 halaman
Bahaya-Bahaya yang Menyedihkan merupakan buku kumpulan puisi karya Weslly Johannes. Ia adalah seorang penulis yang berasal dari Maluku. Puisinya pernah diterbitkan di dalam buku Biarkan Katong Bakalai, antalogi puisi penyair Maluku pada 2013. Salah satu cerita Weslly mengenai pengalaman menghadapi konflik kemanusiaan di Maluku juga diterbitkan di buku Carita Orang Basudara oleh Yayasan Paramadima. Buku puisi Bahaya-Bahaya yang Indonesia merupakan debut tunggalnya pada 2019.
Buku kumpulan puisi ini memuat delapan puluh dua puisi. Diantaranya penulis mengangkat tema hidup, cinta, dan luka. Yang menarik dari buku ini selain dari isi puisi, juga dari tipografi yang disajikan, seperti tipografi pada puisi “Tertawa” dan “Sekerat Cium”. Selain itu ada beberapa puisi yang disajikan memanjang layaknya bentukan novel, seperti pada puisi “Seseorang”, “Kanara”, dan “Ragasastra’. Berdasarkan dari isi puisi,buku ini cocok dibaca oleh kalangan remaja. Sesuai dengan kalimat penulis di sampul belakang yang berbunyi “Kita masih sangat muda dan luka adalah biasa.” dan salah satu puisi yang saya suka yaitu berjudul "Membuat Istana Pasir"
Bila nanti kau pergi ke pantai--berdua
buatlah istana pasir pada waktu surut
barangkali ada yang kau perlu pahami
bila nanti kau pergi ke pantai--sendiri
mintalah ombak berjalan di belakangmu
barangkali ada yang perlu kau hapus
buatlah istana pasir pada waktu surut
barangkali ada yang kau perlu pahami
bila nanti kau pergi ke pantai--sendiri
mintalah ombak berjalan di belakangmu
barangkali ada yang perlu kau hapus
Buku ini memiliki sampul yang sederhana namun cukup menarik. Kertas buku ini tidak tebal dan tidak tipis, disesuaikan dengan harganya yang memang terjangkau.

Komentar
Posting Komentar